Aron, S.H Sosok yang Pantas Jadi Ketua DPD Demokrat Kalbar

Pontianak, Kalbar – Beritainvestigasi.com. Berbagai kalangan menilai Aron, S.H adalah sosok yang sangat pantas untuk meminpin Partai Demokrat di Provinsi Kalbar ( Ketua DPD Kalbar-red).

Hal itu disuarakan Tokoh Muda Masyarakat Adat Dayak yang juga peduli dengan hak2 masyarakat adat, Agustinus, S.Pd.

Agustinus juga memuji
keberhasilan Erma Ranik yang memimpin Demokrat Kalbar di tengah persoalan hukum yang dihadapi oleh Ketua DPD sebelumnya, Suryadman Gidot.

” Bukanlah hal yang mudah ibu Erma Ranik membuktikan diri hanya dalam waktu 1 tahun 11 bulan, ia bisa membangun solidaritas kader di tengah gelombang hantaman KLB oleh Kubu Moeldoko, serta membangun kantor yang megah. Pemimpin yang memecahkan kebuntuan politik,” ujar Agustinus.

Agustinus, S.Pd yang masuk ke Demokrat karena memang yakin bahwa Demokrat di bawah AHY akan menjadi meteor baru, bekerja bagi rakyat, berterima kasih atas campur tangan Erma Ranik, dan merasa sangat bangga diberikan kartu anggota langsung dari Ketum AHY.

Agustinus juga sangat mengapresiasi suksesi Ketua DPD Demokrat Kalbar yang berlangsung dengan baik dan damai.

Agus menilai dari 2 nama yang terpilih, sangat tepat jika Aron, S.H memimpin.

” Bupati Sekadau ini petarung dan kader asli Demokrat. Sebagai kader internal sejak 2004 terpilih sebagai anggota DPRD sampai 2014. Di pileg 2019, menjadi anggota DPRD Provinsi , dan pada pilkada 2020, mendapat penugasan partai maju ke Bupati Sekadau dan berhasil mengalahkan incumbent.
Dengan kapasitas pribadi dan kedudukannya sebagai kepala daerah satu-satunya dari Demokrat, Ketum AHY akan mudah untuk menyiapkan Demokrat di Kalbar untuk meningkatkan perlehan suara di Pileg 2024 dan Pilpres 2024,” pungkas Agus.  (Vr).


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *