Biaya 5.7 M Diduga Pondasi Tidak Kuat Kerusakan Jembatan Gantung Durian Sebatan Telan Korban 

Kayong Utara2855 Dilihat

 

Kondisi jembatan gantung yang rusak parah (foto: Dok. Investigasi diambil 30Agustus 2023) 

Kayong Utara, Kalbar – Beritainvestigasi.com Jembatan Gantung yang menjadi kebanggaan masyarakat kini mengalami kerusakan parah dan sudah menelan korban, hal tersebut diutarakan warga setempat saat team media melakukan investigasi di Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.

” Kemaren sudah ada korban di sini, terjatuh dari motor mengalami luka-luka, ” ungkap Darso Rabu(30/08/2023).

Darso berharap kerusakan yang semakin parah itu agar segera diperbaiki dan ada tindak lanjut dari pihak berwenang.

“Harapan kita agar ini segera diperbaiki, karena makin hari kerusakan semakin parah, kalau tidak cepat diperbaiki dikhawatirkan akan ada korban lain jangan sampai terjadi korban jiwa, ” harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Supianto, berharap Jembatan yang dibangun dengan dana miliaran itu dapat berfungsi dengan baik sesuai harapan masyarakat.

” Ya harapan kita jembatan ini bisa berfungsi dengan baik, dan ini menjadi akses penting bagi kami yang jadi kebanggaan masyarakat kami di Durian ini, apalagi ini dibangun dengan biaya yang tidak sedikit hampir enam milyar, ” Timpal Supianto.

Menurut Supianto bahwa setelah adanya pemberitaan beberapa waktu lalu ada yang meninjau kondisi jembatan tersebut.

” Kemaren setelah ada diberitakan, ada beberapa orang datang meninjau, tak tau apakah dari dinas PU atau dari kontraktor Pelaksana, katanya akan segera diperbaiki, tapi sampai hari ini belum ada tindak lanjutnya, ” sambung Supianto.

Pantauan di lapangan tampak sejumlah keretakan menganga dan terdapat lobang besar di bagian turunan, diduga pondasi yang tidak kuat menahan beban sehingga timbunan pasir longsor tergerus air saat turun hujan.

Berbagai sisi jembatan mengalami kerekan

Sebagai informasi, jembatan gantung di Desa Durian Sebatang adalah Aspirasi/Pokir dari H Bosan Harun, S.H anggota komisi V DPR-RI dari fraksi Partai Amanat Nasional yang dibangun menggunakan anggaran dana APBN tahun anggaran 2021 dengan pagu Rp. 5.538.065.000,00 di Kementerian PUPR DIRJEN BINA MARGA SATUAN KERJA PELAKSANAAN JALAN NASIONAL WILAYAH 1 PROVINSI KALIMANTAN BARAT, dan PT. ANANDA ANABANUA selaku Kontraktor Pelaksana dengan nomor kontrak: 14/PKS/Bb20.5.5/2021, sejak 5 Juli 2021.

Ketua DPRD Tagih Janji

Sebelumnya Ketua DPRD Kayong Utara, Sarnawi, menagih janji PU dan pelaksana pembangunan Jembatan gantung di Desa Durian Sebatang yang belum lama dibangun sudah rusak parah. Hal itu disampaikannya usai meninjau langsung kondisi Jembatan setelah mendapat informasi dari masyarakat dan pemberitaan di media.

” Kita menunggu realisasi janji dari pelaksana dan juga PU yang katanya akan segera memperbaiki bangunan yang rusak, yang kebetulan saat itu saya ke lokasi juga ketemu dengan rombongan Kementerian PUPR yang baru tiba dari Pontianak,” ungkap Sarnawi saat dikonfirmasi media Ini melalui Telepon WhatsApp Senin(14/08/2023).

Sarnawi yang juga berharap, agar pelaksana segera menindaklanjuti janji dan tanggungjawabnya, sebab Jembatan yang dibangun dengan dana yang cukup besar itu merupakan harapan warga sebagai akses transportasi yang mempermudah mobilisasi dan roda perekonomian.

“Jembatan yang memakan biaya 5,7 miliar dari APBN melalui pelaksana jalan nasional wilayah I Provinsi Kalbar Kementerian PU PR. Dengan jembatan tersebut sebagai prasana transportasi mobilitas barang dan jasa serta ekonomi akan tumbuh sejalan dengan baiknya akses infrastruktur. Karena itu, pihak pelaksana harus segera memenuhi tanggungjawab nya, ” ujar Sarnawi.

Penulis: Red/team


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *