Diduga Lemahnya Pengawasan Pengerjaan Jalan Siduk-Ketapang Terindikasi Tidak Memenuhi Standar Tehnis. 

Ketapang, Nasional506 Dilihat

Ketapang, Kalbar- Beritainvestigasi.com Ruas jalan Nasional jalur Siduk- Ketapang Sudah sering kali di perbaiki(Rehab) namun tak lama usai pengerjaan jalan tersebut hancur. Selasa(18/062024).

Patut Diduga penyebab cepatnya rusak jalan nasional tersebut dampak dari pengerjaan yang terkesan asal tidak memenuhi standart tehnis serta lemahnya pengawasan dari Instansi berwenang atau konsultan pengawas.

Seperti yang terpantau pada pekerjaan yang berada di Dusun Pelansi, Desa Laman Satonng, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalbar, dengan pelaksana nya PT.Rio Sempadan, pada Kamis (06/06/2024).

Pantauan Tim Media, kegiatan tersebut diduga ada kejanggalan secara teknis saat penghamparan asphal maxing plant(AMP) nya, dimana ada dugaan suhu di bawah standar yang tidak masuk dalam surat perintah kerja (SPK)atau kontrak.

Selain itu juga terpantau saat penghamparan AMP di area permukaan yang sudah dipasang prim coat masih kategori kotor dan basah karna pemasangan AMP masih dalam keadaan hujan gerimis dan tidak dilakukan penyemprotan di sekitar area yang akan di hampar AMP.

Salah seorang warga menuturkan, dengan cara kerja PT. Rio Sempadan seperti itu pantas saja kalau jalan yang dibangun tidak berkwalitas.

“Wajar saja mudah sekali rusak setiap tahunnya selalu ada perbaikan, ” tutur warga yang tidak mau namanya sisebut.

Seharusnya konsultan pengawasan pelaksanaan kegiatan tersebut jika berada di lapangan menolak untuk pemasangan AMP, apabila suhu sudah dibawah standar kewajaran secara tehnis yang sudah ditentukan didalam kontrak.

“Namun hal ini dibiarkan saja, “ungkapnya.

Tim Media dari mitrabayangkara.my.id melakukan komfirmasi ke pihak PT.Rio Sempadan yang berlokasi di km 18 Siduk- Sui Kelik pada Selasa 11/06/2023 yang lalu bermaksud menemui SM atau PO nya namun semuanya tidak berada ditempat.

Aris Konsultan pengawas kegiatan tersebut, enggan memberikan penjelasan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp Selasa. 11/06/2024. Pukul 14.33 wib.

Saat dihubungi melalui telpon Aris malah ngomel.

“Pekerjaan sedikit begitu jak dimasalahkan, kalau aspal masih bisa di arai masih layak dipakai,” kata Aris.

Kemudian Aris mengajak ketemu sama pelaksana yaitu PT.Rio Sempadan di kantornya, namun disambut dengan sinis oleh rekanan Aris.

Diminta kepada pihak berwenang agar melakukan tinjauan dan mengaudit PT. Rio Sempadan.

Aris yang tadinya ngajak ketemu di PT.Rio Sempalan malah ditunggu-tunggu hingga berita ini sampai di meja Redaksi Media ini tidak kabar beritanya.

Red

Sumber: AS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *