oleh

Kepala Adat Kutai Indu Anzat Perian Layangkan Surat Panggilan ke Pihak Managemen PT. JMS

Kaltim – Beritainvestigasi.com. Lembaga adat Kutai Indu Andzad mengeluarkan surat panggilan kepada pihak managemen PT JMS guna mengkonfirmasi permasalahan terkait karyawannya yang sedang terpapar Covid-19 dipaksa untuk masuk kerja.

Ketua Adat Kutai Indu Andzad, Narsum, menjelaskan, keseriusannya memanggil Managemen PT. JMS sebagai bentuk tanggung jawab guna menyelesaikan masalah antara Karyawan dengan PT. JMS, di mana karyawan tersebut merupakan warga yang ada di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Narsum, saat Wartawan media ini menanyakan langkah apa yang diambil oleh Lembaga Adat terkait permasalahan antara PT. JMS dengan warganya yang bernama Gunawan.

” Saya juga sudah berkordinasi dengan pihak kecamatan untuk dapat hadir dan Insya Allah bapak Camat ada dalam agenda besok, guna menyelesaikan masalah ini khususnya dan masalah -masalah lain yang berhubungan dengan PT JMS,” ujar Nasrum, melalui sambungan seluler, Senin sore (30/08/2021).

Menurut Nasrum, domisili PT. JMS terletak di Desa Perian, sehingga mau tidak mau permasalahan yang timbul di sini menjadi tanggung.

Diberitakan sebelumnya, permasalahan antara karyawan yang bernama Gunawan dengan PT. JMS, ketika Magemen PT. JMS mengeluarkan surat panggilan kepada karyawannya (Gunawan – red) yang diketahui sedang terpapar Covid-19.

Akibat dari surat panggilan tersebut, berbuntut pada dikeluarkannya surat teguran dari pihak kecamatan yang ditujukan kepada PT JMS untuk tidak mempekerjakan karyawannya yang sedang terpapar Covid.

Teguran dari Camat tersebut diduga tidak diindahkan, bahkan beredar informasi bahwa gaji karyawan tersebut di bulan Juli diduga tidak diberikan oleh Management PT. JMA dengan alasan yang tidak masuk akal.

Hingga berita ini ditayangkan, belum mendapat konfirmasi dari Managemen PT. JMS.  (Wes/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed