Kutai Kartanegara, Kaltim- Berita Investigasi.com Kegiatan dengan Tema Pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) 2024-2029 dan Sosialisasi Penggunaan Dana Operasional FPK Tahun 2024 dilaksanakan pada Jum,at (26/07/2024) di ruang BPU Desa Kembang Janggut dengan resmi melantik Ketua, Misran Muh.Kamaluddin, Bendahara subliansyah
Dalam sambutanya, PLT Camat Suhartono S.K.M mengatakan keberadaan FPK dinilai sangat penting sebagai mitra pemerintah daerah dalam mensosialisasikan program-program dan kebijakan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan pesta demokrasi pilkada serentak pada bulan November 2024 mendatang.
“Selamat kami ucapkan untuk Bapak-bapak yang dikukuhkan sebagai pengurus Forum Pembauran Kebangsaan ,mengingat sebentar lagi kita akan melaksanakan hajatan besar mari kita sama -sama mensukseskan,mengawal agar hajatan tersebut berjalan lancar dan damai tentu butuh partisipasi organisasi dan forum lainnya termasuk FPK agar menjaga kebhinekaan, kondusifitas kesatuan NKRI”
“Sekali lagi kami dari jajaran Pemerintahan Kecamatan memberikan apresiasi , selamat atas dikukuhkannya rekan-rekan pengurus FPK yang
dikukuhkan hari ini” Ucap Suhartono
Sementara itu Kepala Badan Kesbangpol Kab. Kutai Kartanegara , Rinda Desianti S.Sos M.Si mengawali pembukaan acara dengan membacakan sambutan Bupati Kukar ,ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran FPK ini diharapkan bisa bersinergi dan berkolaborasi, baik dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara maupun seluruh elemen masyarakat dalam memupuk dan memperkuat persatuan dan keutuhan bangsa.
“Sebagai informasi kegiatan ini merupakan pelantikan pengurus Kecamatan pertama untuk FPK Kukar dalam mewujudkan regulasi
Permendagri No.34 tahun 2006 ,FPK Kecamatan terdiri dari berbagai macam suku jadi ini adalah keterwakilan , mari mengedepankan forum dialog tuturnya
FPK mempunyai tugas dan fungsi membantu Pemerintah Kecamatan dalam mensosialisasikan keamanan lingkungan, merumuskan dan merekomendasikan kepada Camat terkait penyusunan kebijakan pembauran FPK harus mampu dalam penananganan konflik jelasnya
Selain itu Rinda juga menekankan agar FPK kedepan bisa meminimalisir terjadinya konflik melalui monitoring dan melakukan evaluasi hal -hal yang berpotensi konflik dengan memanfaatkan dana operasional yang diberikan
Dalam berinteraksi bisa saja terjadi gesekan yg berpotensi menimbulkan masalah jadi tugas FPK adalah mampu memonitoring, mengevaluasi menengahi dan mencegah terjadinya konflik jadi dengan adanya dana operasional ini saya berharap pengurus FPK Kecamatan Kembang Janggut bisa meminimalisir dana yg ada agar menjalankan fungsinya Ujar rinda. (Arom)



















