
Pematangsiantar, Sumut Beritainvestigasi.com. Rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) membangun jalur perlintasan kereta api (KA) dari Kota Pematangsiantar menuju Parapat Kabupaten Simalungun sangat diapresiasi Plt. Wali Kota Pematangsiantar, dr Susanti Dewayani Sp.A. Apresiasi dan dukungan tersebut disampaikannya saat audiensi terkait Progres dan Sosialisasi Keselamatan serta Keamanan jalur KA di lintas Tebingtinggi-Pematangsiantar.
Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Data Sekretariat Kota Pematangsiantar, yang bertempat di Jalan Merdeka No 6 Pematangsiantar, Selasa (14/06/2022).
Direktur keselamatan perkeretaapian Kemenhub RI, Edi Nursalam ATD MT menyampaikan audiensi tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat sesuai surat undangan Direktur Keselamatan Perkeretaapian Nomor UM.207/n7IKS/DJKA/2022 tanggal 30 Mei 2022 terkait tingginya angka pencurian terhadap aset prasarana perkeretaapian di sepanjang jalur KA lintas Tebingtinggi-Pematangsiantar.
Sementara itu, dr Susanti Dewayani Sp.A menerangkan, jumlah penumpang KA Siantar Ekspres tahun 2021 (Siantar-Medan) sebanyak 40.805 orang, dan penumpang KA Siantar Ekspres tahun 2021 (Medan-Siantar) 38.852 orang. Sedangkan jumlah angkutan barang KA Labuhanbatu–Siantar sebanyak 178.568 ton (BBM).
Lanjutnya, sejauh ini perlintasan KA di Kota Pematangsiantar berada di Tambun Nabolon Jalan Tambun Timur Kecamatan Siantar Martoba, Komplek STTC, Kecamatan terlihat tanpa pintu perlintasan, dan Karang Sari Jalan Bombongan Raya Kecamatan Siantar Martoba dilengkapi pintu perlintasan.
Yang menjadi kendala transportasi KA di Kota Pematangsiantar yakni yang ter integrasi moda angkutan umum, disana terdapat beberapa trayek angkutan kota yang melalui stasiun KA, namun karena minimnya jumlah penumpang dan minimnya fasilitas penumpang serta angkutan umum, sehingga angkutan umum tidak melalui stasiun KA.
Selain itu, masih banyak pemukiman di perlintasan kereta api yang tidak sesuai ketentuan, Serta adanya perlintasan yang tidak berpalang tentunya mengancam keselamatan pengguna jalan.
Maka dari itu Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat mengapresiasi serta mendukung rencana pembangunan jalur kereta api menuju Parapat Kabupaten Simalungun. Nantinya selain Kota Pematangsiantar dijadikan sentral, juga agar kereta api dapat digunakan kembali sebagai angkutan logistik atau angkutan hasil bumi.
“Ke depan, harapan kami agar perlintasan fasilitas keselamatan lalu- lintas kereta api dapat lebih lagi ditingkatkan,” pintanya
Turut hadir Kepala BTP Wilayah Sumut, Dandun Prakosa ST MT, mewakili Kepala Devisi Regional I Sumut PT KAI Alim, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Budi Utari Siregar AP, mewakili Dandim 0207/Simalungun Parwoto, mewakili Kapolres Pematangsiantar, Kanit Laka Sawaludin Nasution, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Mardiana, S.H, para pimpinan OPD terkait dan Camat Siantar Utara, Siantar Barat, Siantar Timur, dan Siantar Martoba, serta para Kapolsek dan Danramil yang ada di Kota Pematangsiantar. (Gunawan.S, Info/Red).
Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).














