Suka Duka Menoreh Getah

Bintan, Kepri, Nasional1587 Dilihat

Binsir,Juli 2018.
PT.Numbing Jaya yang mengolah kebun karet di Nimbing kecamatan Bintan Pesisir kabupaten Bintan provinsi kepri telah beroperasi hampir 30 tahun lamanya.
Tenaga kerjanya di ambil dari luar kepri mau pun warga tempatan,sehingga ratusan tenaga yang telah menorehkan getah ke perusahaan tersebut.
Namun walaupun sekarang 2018 ini PT.Numbing Jaya sudah masuk di ambang pensiun namun masih ada tenaga kerja yang menoreh pohon karet tersebut.
Dengan perkilonya di bayar hanya Rp.2.300 untuk menyambung hidup tetap tenaga kerja menorehnya.
Salah seorang tenaga noreh sebut saja Aa,sudah 6 bulan Aa bekerja menoreh getah dan jika kita tekun bekerja bahwa satu bulan bisa dapat satu ton lebih getah lah ungkap Aa kepada media ini di Numbing 30/6.
Namun pihak pemborong tidak mau menyediakan alat kerja seperti batu asah dan pisau noreh dengan tidak memberikan alasannya.
Dan jika kita mau bekerja maka alat kerja harus beli sendiri atau ngutang dulu di kedai ungkap Aa lagi.
Untuk keselamatan kerja tidak di jamin oleh perusahaan,apa lagi yang namanya BPJS ketenagaa kerjaan tidak ada.
Banyak pelanggaran yang telah di langgar oleh perusahaan,namun para tenaga kerja tidak berani mengungkapkannya karena baik pemborong Ahok mau pun pemilik perusahaan memiliki bekingan yang terkuat di Jakarta.
Menurut informasi di lain jaringan,bahwa ada beberapa tenaga kerja pulang kampung yang tak bawa duit karena terbelit utang piutang makanan di kedai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *