
Simalungun, Sumatera Utara- Beritainvestigasi.com Kasus meninggalnya Alexander Sinaga alias Alex (22) warga jln. Suka Mulia Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar ?, Hingga saat ini masi bergulir di meja pengadilan
Bermula dari penanganan Polsek Bangun Polres Simalungun yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Gagas Dewanta Aji STrK turun ke TKP, menemukn Alex dalam keadaan kritis, kemudian Alex dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar, sangat disayangkan nyawa Alex tak tertolong, hingga pada hari Kamis (12/12/2024), oleh pihak medis Alex dinyatakan meninggal.
Atas kejadian itu sejumlah pelaku ditetapkan tersangka dintaranya : Witra Sandi Purba, Muhammad Prasakti Harahap, Sofian Amin Rangkuti, Harus Prayoga, Dede Rahmadani, Raja Sandy Irawan Siahaan, Gilang Pratama dan hingga saat ini terus bergulir di meja persidangan
Sangat disayangkan dalam penanganan kasus ini seolah ada perlakuan khusus terhadap seorang pelaku lainnya yang diduga kuat turut serta melakukan penganiyaan. Adapun pelaku tersebut yaitu Wak Idam alias WI seorang lainnya yang diduga kuat turut serta melakukan penganiayaan pada korban meninggal Alex Sinaga menurut informasi telah berstatus DPO, namun sangat disayangkan pihak kepolisian hingga saat ini belum berhasil ditangkap
Dengan mencuatnya kasus ini Wak Idam sempat tak terlihat lagi di Jalan Asahan Batu VII, kampung tempatnya berdomisili, diduga bersembunyi dari kejaran polisi.
Belakangan dari sumber yang juga warga setempat mengaku kerap kembali melihat Wak Idam melenggang bebas di seputaran Batu VII jalan Asahan, seolah kebal hukum
Akibatnya, penilaian masyarakat terhadap proses penanganan kasus inipun menyisakan tanda tanya terhadap kinerja pihak kepolisian.
Lebih buruknya publik menilai bahwa penanganan kasus tersebut seolah tebang pilih serta tidak tuntas hingga menyisakan penilaian buruk terhadap kinerja kepolisian.
Untuk itu diminta Kapolres Simalungun bapak AKBP. Choky untuk memerintahkan penyidik segera menangkap Wak Idam yang diduga kuat turut melakukan penganiyaan hingga menyebabkan Alex meninggal dunia. (r1)















