
Batam-BeritaInvestigasi.Com, Kapal KLM. Tirta Mulya dilaporkan tenggelam usai mengalami kebocoran di Perairan Batu Ampar, Batam, pada Minggu (19/09/2021).
Plh. Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi, membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat laporan kejadian tersebut dari Ditpolair Polda Kepri.
“Benar, laporan kejadian laka laut tersebut kita terima pada pukul 14.30 WIB,” ujarnya.
Menurut laporan yang diterima Basarnas Tanjungpinang, kejadian bermula saat saat kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Batu Ampar ke Anchorage untuk perbaikan kebocoran pada lambung kapal bagian kamar mesin.
“Saat awak kapal melakukan penanggulangan kebocoran kapal dengan memasang pompa alkon, tiba-tiba air masuk ke dalam kapal dan mengakibatkan kapal tersebut karam,” tambah Miswadi.
Akibat kejadian tersebut, dua orang ABK diduga ikut tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.
“Dua korban atas nama Andi Abdul Gani dan Sopyan masih dalam pencarian,” ujar Miswadi.
Basarnas Tanjungpinang, Pos SAR Batam dan potensi SAR lainnya melakukan pencarian terhadap korban.
Sebagai informasi, KLM. Tirta Mulya adalah jenis kapal kayu GT 142 milik H. Sudirman. Saat kejadian, kapal diduga bermuatan semen 14.000 zak. (Bd/It)




















