Ratusan Warga Desa Batangkumu Tambusai Geruduk Polsek Tambusai dan Polres Rohul, Ini Tuntutannya!!!

Riau, Rohul4118 Dilihat

Rokan Hulu (Rohul), Riau – Beritainvestigasi.com. Kabar terbaru datang dari Tambusai. Pasalnya, ratusan Warga Desa Batangkumu, Kecamatan Tambusai geruduk Polsek Tambusai.

Tampak ratusan warga tersebut ramai-ramai mendatangi Kantor Polsek Tambusai menggunakan mobil pribadi dan mayoritas Sepeda Motor, Minggu (08/05/2022) sore.

Sesampainya di halaman Kantor Polsek Tambusai, disambut langsung oleh Kapolsek Tambusai, AKP. Repelita Ginting dan sejumlah anggotanya.

Sesaat kemudian, Kapolsek berdialog dengan ratusan Warga dan berusaha memberi arahan dan penjelasan hukum, namun warga merasa tidak puas dan meminta supaya Kasus tersebut ditangani oleh Polres Rohul. Usai berdialog dengan Kapolsek Tambusai, kemudian massa bergerak menuju Mapolres Rohul dikawal oleh Kapolsek Tambusai dan anggotanya.

Informasi yang berhasil dihimpun Media ini, menyebutkan bahwa, masyarakat Dusun Terlena sekitarnya Desa Batangkumu merasa sangat resah akibat seringnya buah kelapa sawit mereka ‘dininja’ (dicuri-red) dan mereka sering mendapat intimidasi dari oknum tertentu, terkait kepemilikan lahan/kebun kelapa sawit yang sudah lama dikelola dan dikuasai oleh warga setempat, namun baru dalam tahun ini terkesan diganggu gugat oleh pihak tertentu yang mengatasnamakan Pemerintahan Desa Batangkumu.

Dan, pada Minggu siang (08/05/2022) warga berhasil menangkap lima (5) orang diduga Pelaku yang sedang beraksi melakukan pencurian di lahan warga.

“Kami beramai-ramai ke Polsek ini mau melapor Pak, ada 5 orang ‘peninja’ sawit (pencuri-red) yang kami tangkap pas lagi manen sawit tadi siang. Katanya, mereka disuruh seseorang aparat desa aktif, inisial NH,” ujar TP kepada wartawan, disela-sela arahan dari Kapolsek Tambusai.

Sambung TP, kami sudah sangat resah akibat ulah mereka ini pak, tak tenang lagi kami, tambah susah jadinya kami. Sudah harga sawit anjlok, eh kena Ninja lagi. Ada pula yang kena peras ratusan juta. Pokoknya kami ingin keadilan dan hukum ditegakkan, makanya kami laporkan ke Polisi supaya ditangkap, diproses dan dipenjarakan semua yang terlibat.

Kami bawa juga barang bukti, berupa 1(satu) unit mobil Dump Truck Colt Diesel milik Bumdes Batangkumu, 2 (dua) unit honda langsir sawit, Aggrek, buah kelapa sawit hasil curian sekitar 3 Ton (3000 kg) lebih, 3 (tiga) tas sandang berisi 4 HP android dan 1 HP jadul, 1(satu) pucuk Senjata Api (Senpi) milik pelaku dan lain-lain,” jelas TP ditempat yang sama.

Terpisah, terkait ratusan warga geruduk Polsek ini, Kapolres Rohul, AKBP. Eko Wimpiyanto Hardjito, S.I.K dikonfirmasi media ini melalui Kasat Reskrim Polres Rohul, AKP. Buyung Kardinal mengatakan bahwa,dirinya belum mendalami laporan tersebut.

“Malam bang, besok infonya ke Humas aja bang, belum saya dalami,” jawab Kardinal singkat membalas WA wartawan media beritainvestigasi.com, Minggu (08/05/2022) malam .

Sementara itu, Kapolsek Tambusai, AKP. Repelita Ginting yang berhasil dikonfirmasi wartawan belum bisa menjelaskan secara rinci terkait identitas para terduga 5 orang pelaku dan Senpi jenis Revolver diduga milik pelaku yang diamankan warga dari TKP.

“Belum dapat Saya, sudah ditangani Sat Reskrim Polres Semuanya, nanti kalau dapat saya kirim ya,” kata Repelita Ginting menjawab wartawan beritainvestigasi.com via WA pribadinya. (Hen’s/Tim).

Editor : Wesly (Asesor Sertifikasi Kompetensi Wartawan/SKW).


Catatan : Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini dengan menggunakan Hak Jawab sebagaimana diatur dalam UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *