Tanjungpinang, 2 Juni 2020.
Dalam masa penyatuan masyarakat asli kampung halaman salah satu desa yang telah lama di tinggalkan maka perlu penguatan dalam berbagai hal.
Tanpa adanya rasa persatuan dan kesatuan, maka tidak ada artinye Kekuatan tersebut.
Lingga salah satu kabupaten yang ada di kepri, dan terlahir pada kekuatan yang kuat yaitu masyarakat serta di dukung oleh pemerintah.
Sehingga warga Lingga yang sudah bertabur kemana mana mencari kehidupan, perlu penyatuan agar rasa suadara sedarah dan sekampung bisa berkembang dengan hadirnya berbagai keahlian yang telah di raih masyarakat lingga perantauan selama ini.
Dengan bermodalkan tekat dan niat serta memiliki nasib yang sama. Maka pada tanggal 1 Juni 2020 bertempat di sekretariat Yayasan kita semua bersaudara jalan Sultan Mahmud Tanjungpinang telah di bentuk suatu ikatan batin kuat yaitu Ikatan warga Lingga Perantauan yang di singkat dengan ALIP.
Doa bersama itu di pimpin oleh sesepuh masyarakat Lingga Safarudin dan di hadiri oleh para pengurus dan pendiri Aliansi warga Lingga Perantauan dan juga di motori oleh Hanafi Ekra anggota DPRD Kepri dapil Lingga Bintan.
Pendiri Alip Amri mengungkapkan, bahwa dibentuknya Alip ini untuk memperkuat dan menyatukan lagi masyarakat yang ada di perantauan seperti yang berada di Tanjumgpinang dan Bintan tegas Amri,1/6.
Dalam waktu dekat Alip ini akan di kukuhkan sesuai dengan Ad-ART ALIP.
Doa Bersama Dalam Rangka Bangun Alip.












