Kutai Kartanegara, Kaltim – Beritainvestigasi.com. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara, Rinda Desianti, S.Sos, M.Si hadir di Desa Perdana pada Jumat, (25/08/2023) guna Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Dalam sambutannya Rinda Desianti menjelaskan dampak Narkotika bagi generasi anak dan dewasa di desa yang berakibat pada kemiskinan dan rusaknya mental serta moral bangsa. Ia juga memaparkan bahwa Narkotika menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, depresi hingga pada kematian. Selain itu Narkotika memacu kerja otak lebih tinggi dan ketergantungan terhadap pengguna sehingga mengalami gangguan pada saraf
“Dampak dari Narkotika pertama tentu saja berkaitan dengan pikirannya memacu kerja otak setinggi-tingginya pada akhirnya orang akan mengalami penurunan kesadaran. Apalagi Narkotika itukan mengandung zat adiktif, itu sangat tergantung. Kalau tidak pakai menjadi sakau, kalau tidak pakai tubuh menjadi tidak nyaman dan sebagainya. Jadi, Narkotika itu kalau dipakai dalam jangka panjang akan menyebabkan kematian, narkotika juga akan membuat orang lebih mudah depresi dan pengguna narkotika akan mudah depresi karena ketidakmampuannya mengendalikan saraf saraf ke otaknya seperti itu,” paparnya.
“Efek narkoba juga suka berhalusinasi atau suka membayangkan hal yang sesungguhnya tidak nyata, bisa ketakutan sendiri,” tambahnya.
Selain itu, Kepala Kesbangpol Kukar tersebut juga menjelaskan tujuan dari program Desa Bersinar.
Bahwa untuk menciptakan Kukar yang bersih dari narkotika, menciptakan kondisi aman dan tertib bagi masyarakat Desa, sehingga masyarakat desa bersih dari penyalahgunaan Narkoba.
“Kalo generasi mudanya sakit karena narkotika, maka masa depan Kukar akan hancur. Jadi harapan Saya, setelah ini bentuk Pokja atau Satgas Pencegahan yang bertugas untuk mensosialisasikan tentang bahaya narkotika kepada Warga di desa termasuk di lingkungan pendidikan,” tegasnya.





















