Inikah Smartphone BlackBerry Perdana BB Merah Putih?

KOMPAS.com – Sudah sejak dua bulan lalu, BlackBerry mengumumkan PT BB Merah Putih sebagai pemegang lisensi produk smartphone-nya di Indonesia. Meski begitu, hingga ketika ini, belum diketahui pasti perangkat seperti apa yg mulai diperkenalkan.

Nah, rumor terkait perangkat pertama dari BB Merah Putih itu akhirnya muncul juga. Sebuah perangkat misterius BlackBerry baru-baru ini muncul di situs sertifikasi Balai Uji Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dalam situs tersebut, tercantum sebuah produk yg memiliki nama seri BlackBerry BBC100-1. Perusahaan yg mengajukan permohonan pengujian tersebut adalah PT BB Merah Putih.

Per tanggal 27 Januari 2017, status pengujian telah mencapai “Evaluasi Ketua Tim”. Artinya, perangkat telah diuji dan menunggu keputusan akhir.

Baca: Ponsel BlackBerry Baru Buatan Indonesia Diuji Kominfo?

SDPPI Muncul produk misterius, BBC100-1

Seperti biasa, situs sertifikasi SDPPI tak mencatat spesifikasi apa yg mulai digunakan di perangkat itu. Namun, seorang pembocor ulung bernama Roland Quandt membeberkan sedikit deretan spesifikasi yg mulai digunakan produk misterian tersebut.

Melalui akunnya di Twitter, @rquandt, ia membocorkan bahwa perangkat tersebut bakal memiliki layar 5,5 inci beresolusi HD dan chipset Snapdragon 425.

Sebagaimana KompasTekno rangkum dari GSMArena, Senin (30/1/2017), ada juga RAM 4 GB dan memori penyimpanan internal 32 GB. Selain itu, ada juga kamera belakang 13 megapiksel dan kamera depan 8 megapiksel. Baterainya sendiri berkapasitas 3.000 mAh.

Keunikannya justru tiba dari segi dukungan kartu SIM. BBC100-1 dikatakan mendukung fitur dual-SIM. Jika benar, ia mulai menjadi perangkat BlackBerry pertama yg memiliki fitur dual-SIM.

Tidak diketahui nama resmi apa yg mulai digunakan BBC100-1 ketika dirilis nanti. Tanggal kehadirannya pun belum diketahui.

Baca: Nafas Terakhir BlackBerry dan BB Merah Putih

Sumber: http://tekno.kompas.com

Recommended For You

Redaksi

About the Author: Redaksi

mulai berbenah tahun 2016 hingga sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *